Artikel Lain

Tradisi Keramasan Petingtung

Tradisi keramasan petingtung merupakan tadisi yang diturunkan secara turun temurun di kalangan perguruan-perguruan silat bandong di Banten. Tradisi ini menyrupai tradisi panjang jimat yang biasa dilakukan di kraton-kraton tanah jawa, jika di lihat dari sisi waktu pelaksanaan prosesi keramasan petintung.

Situs Batu Lingga - Baros

Batu Menhir peninggalan tradisi Megalitik dengan bentuk segilima ini berada di tengah pesawahan berjarak 100 meter dari Kp. Lingga. Batu ini terdapat di salah satu areal sawah dengan posisi terpisah menjadi 5 bagian yang dipagari oleh pagar besi dengan luas.

Wisata Air Lebak Sereuh

Liburan bersama seluruh anggota keluarga merupakan momen liburan yang sangat di nantikan oleh setiap keluarga. Mencari tempat liburan mungkin banyak pertimbangan yang harus dipikirkan diantaranya adalah pertimbangan biaya dan waktu atau jarak tempuh dari rumah menuju tempat wisata yang.

Situ Cipanganten

Situ Cipanganten merupakan pemandian sebagaimana umumnya pemandian sumber mata air, tetap mungkin sedikit berbeda dengan pemandian yang satu ini. Pemandian yang letaknya agak sedikit tersembunyi dari keramaian yaitu di tengah pesawahan penduduk. Pemandian ini untuk kalangan tertentu yang mempercayai mempunya.

Situs Batu Qur'an

Situs Batu Qur`an adalah salah satu jejak peninggalan Sultan VII Kesultanan Banten yaitu Sultan Maulana Mansyur yang sekarang makamnya sering diziarahi oleh para penziarah di daerah Cikadueun Kabupaten Pandeglang yang sekarang lebih di kenal dengan gelar Syeh Maulana Mansyur.

Cikoromoy - Pandeglang

Pemandian umum Cikoromoy berasal dari sumber mata air yang berada di Kp. Cikoromoy, dahulu sumber mata air ini berada ditengah hutan yang dikelilingi oleh hutan belantara dan pepohonan yang tingi dan besar-besar. Makin lama penduduk setempat memakai sumber air ini untuk kehidupan sehari-hari seperti mandi, memasak, mencuci pakaian bahkan untuk memberi minum dan memandikan ternak penduduk setempat di sumber air tersebut. Selain itu sumber mata air Cikoromoy tidak pernah mengalami kekeringan pada saat musim kemarau. Selain mengairi pesawahan, sumber air ini pula yang digunakan oleh Pemkab Pandeglang untuk PDAM yang mengairi perumahan yang ada diwilayah pandeglang.

Konon, sumber mata air ini sudah ada sejak lama sebelum masa penjajahan Belanda. Sejak tahun 1975 sumber ini di lokalisir oleh warga setempat agar mudah mengambil air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Lambat laun banyak pelajar stempat menggunakan sumber mata air Cikoromoy untuk bermain-main saja dan hanya dikenakan tarif biaya sebesar Rp.100,-. Seiring waktu dengan semakin banyaknya pengunjung perlu perhatian khusus untuk perawatan sumber air Cikoromoy yang di kelola oleh kepala desa Kadu Bungbang. Hingga kini pemandian sumber mata air Cikoromoy di bawah pengelolaan Kepala Desa Kadu Bungbang, siapapun yang menjadi Lurah akan mendapatkan hak pengelolaan untuk kepentingan desa dan masyarakat setempat. Berdasarkan PERDES No:02 tahun 2009/2010 setiap orang dikenakan biaya retribusi sebesar Rp.2,000,-.

Sumber air tersebut berada di Kp. Cibulakan Desa Kadu Bumbang Kec. Cimanuk Pandeglang dapat ditempuh melalui alun-alun Pandeglang menuju arah pertigaan jalan ke Labuan lurus dan melanjutkan ke arah Kecamatan Cimanuk, di pertigaan Cimanuk berjarak 7,3 KM. Berada di bawah 300 M setelah Situs Batu Quran.

.

 

Photo Terkait